Kincir Angin Pertama di Indonesia-UPC Renewables PLTB Sidrap

Kemajuan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Bayu Sidrap telah beroperasi pada akhir tahun 2017. Proyek berkapasitas 75-Megawatt dikembangkan oleh Brian Caffyn …

Kemajuan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Bayu Sidrap telah beroperasi pada akhir tahun 2017. Proyek berkapasitas 75-Megawatt dikembangkan oleh Brian Caffyn sebagai CEO PT UPS Sidrap Bayu Energy untuk jumlah total orang $ 150 juta atau sekitar Rp. 2,02 Triliun.

30 turbin angin masing-masing memiliki kapasitas 2,5 Megawatt dengan ketinggian 80 meter dan juga panjang prop sekitar 57 meter. Semua barang ini dikirim langsung dari bisnis Gamesa, dari Spanyol.

Tugas yang terletak di Desa Mattirotasi dan Lainungan, dapat menghasilkan 70.000 klien dengan kekuatan khas 900VA di Sulawesi Selatan.

Setelah secara efisien mengembangkan PLTU Bayu di Sulawesi Selatan, PT UPC Sidrap bermaksud untuk meningkatkan lokasi dengan membangun kembali turbin dari 21 menjadi 23 unit dengan total kapasitas 50 Megawatt.

Pekerjaan Tahap II masih memerlukan UPC Renewables PLTB Sidrap sebagai penyedia layanan. Kontraktor pasti akan mulai ketika pemukiman pada harga pembelian listrik sebenarnya telah selesai.

Pembangunan Tahap II

Harga yang dipertahankan pada tahap kedua pembangkit listrik tenaga batu bara Sidrap diperkirakan kurang dari tahap awal. Ini karena pembangunan dan pembangunan fasilitas penunjang seperti jalan raya, jembatan serta pelabuhan saat ini di tahap I.

Saat dibutuhkan dalam pertumbuhan ini tentu akan lebih cepat dibandingkan dengan fase awal PLTB yang membutuhkan waktu satu tahun. Jika Power Acquisition Arrangement (PPA) dapat diselesaikan di masa depan, maka pengembangan bisa dimulai seperti Andrew Sutherland, Pengawas Eksekutif UPC Renewable, menyatakan.

Dosen Pembimbing EBT, Rida Maulana juga memvalidasi ini. Dia mengklaim bahwa selain dari pemukiman PPA di antara PLN dan juga UPC, PLN juga menentukan apakah energi listrik tambahan dari Sidrap PLTB diperlukan oleh lingkungan karena fakta bahwa surplus tenaga listrik di Sulawesi Selatan cukup tinggi dari PLTB tahap I.

Seperti yang kita ketahui, Sidrap PLTB adalah pembangkit listrik tenaga angin pertama dan terbesar di Indonesia yang memanfaatkan sekitar 100 hektar lahan. Dengan PLTB, itu pasti akan meningkatkan sistem kelistrikan dengan sistem daya 500 MW pada tahun 2018.

Kekuatan angin terbesar di Indonesia di Sulawesi Selatan fase I belum selesai hingga sekarang. Pada tahap ini saya memiliki kapasitas 75 Megawatt (MW) dapat dibeli dengan harga 11,41 sen Amerika Serikat setiap kilowatt per jam. Untuk tahap II ini pasti akan dikembangkan yang memiliki kapasitas 50 Megawatt dengan harga sekitar 6,5 sen AS per kWh.

Keep reading

More >